HwangHunters.com
Hwang Jun Woo (Hangeul: 황준우) adalah seorang ghost hunter sekaligus youtuber dari channel “Hwang Hunter” yang menampilkan konten dokumentasi supranatural.
Lahir pada 16 Juli 1997 dengan zodiak Cancer, berusia 25 tahun, bergolongan darah AB, dan mempunyai kemampuan untuk melihat hantu/menggerakan benda sejak kecelakaan yang menimpanya. Saat ini ia tinggal bersama saudara kembarnya yang bernama Hwang Gun Woo. Visualisasi Jun Woo: Go Eunhyuk dari manhwa Love Operation: True Love.Fictional only. Do not copy anything from this website. Ideas and story by #LOYO & #YOLO, written by #LOYO.Suggest: Open this website with phone, not PC for the best views.
SKILL:
Indigo : kemampuan untuk menyadari presensi arwah/hantu, yang berarti melihat dan berbicara dengan mereka. Indera ini aktif akibat kecelakaan yang dialaminya.
Psikokinesis-Living Targets (Pk-LT) : kemampuan untuk menggerakan objek/benda melalui pikiran alias tanpa perlu disentuh. Jika digunakan secara berlebihan, bisa menyebabkan sakit kepala sebagai efek samping.
Spirit Medium : kemampuan untuk menjadi wadah bagi masuknya arwah/hantu, agar memudahkan komunikasi dengan manusia (dalam hal ini adalah Gun Woo). Hanya dilakukan ketika terdesak karena Jun Woo tidak suka dirinya terkunci saat dirasuki.
Jun Woo memiliki sifat yang lebih tenang dan waspada daripada kembarannya sejak tak sengaja mengaktifkan kemampuan supranatural. Dia selalu merasa kehidupannya cenderung tidak normal dan aneh karena lebih sering melihat hantu, sehingga dia agak kesulitan untuk berinteraksi sosial dengan manusia selain keluarganya. Jika terpaksa bicara dengan orang lain atau tampil di video youtube, maka dia cenderung kurang ekspresif─datar dan dingin─kendati dia tak bermaksud jahat. Meskipun seumur hidupnya dia lebih banyak bergaul dengan hantu, dia dapat emosional jika roh-roh itu menganggu manusia (atau saat Gun Woo bersikap menyebalkan). Perasaan itulah yang membuat dia mendukung kembarannya untuk berkerja sebagai ghost hunter. Jun Woo mungkin sosok yang rumit dan kompleks, tetapi hatinya baik tanpa prasangka buruk.Dalam kehidupan sehari-hari, Jun Woo berusaha untuk tampil normal dengan menerapkan aturan idealismenya dan tidak suka dengan perubahan yang mendadak. Sebagai seorang ISFJ, Jun Woo kerap bersikap pengertian dan peduli terhadap sesama manusia maupun roh yang sudah mati. Sebaliknya, dia justru sulit mengekspresikan perasaannya sendiri. Kendati lingkungan pertemanan Jun Woo cenderung sempit alias hanya mempunyai sedikit orang terdekat, dia sangat peduli pada mereka. Dia akan lebih ekspresif saat bersama orang-orang yang membuatnya nyaman. Jun Woo juga teliti dan fokus pada fakta, meskipun dalam memutuskan sesuatu dia selalu mengikuti perasaan dan nilai yang dianutnya sehingga cenderung praktis. Dia tekun dan rajin dalam menyelesaikan setiap pekerjaan/kegiatan yang sedang dilakukannya.
Hwang Gun Woo dan Hwang Jun Woo adalah kembar bersaudara yang lahir pada 16 Juli 1997 yang lalu. Sang tertua adalah Gun Woo, tumbuh dengan agak berbeda dari hari kelahirannya. Sejak dilahirkan dia adalah pribadi yang pendiam dan tertutup, sampai beranjak besar dan duduk di bangku SD karena memiliki kemampuan diluar nalar manusia. Hal itu disebabkan karena dia sudah memiliki kemampuan indera keenam yang kuat sehingga semua intuisinya selalu terjadi. ESP miliknya yang sedari awal sudah aktif semakin berkembang dengan adanya kemampuan kewaskitaan dan psikometri yang dapat mengulas balik cara kematian seseorang bila dia memegang benda peninggalan orang tersebut. Salah satu intuisi (buruk) Gun Woo yang terjadi adalah kecelakaan yang dialami Jun Woo pada perjalanan karya wisata saat mereka berada di tahun terakhir SD.Sebelum terjadi kecelakaan, Gun Woo sudah merasakan firasat buruk jika Jun Woo yang berbeda kelas dengannya ikut pergi. Dia berusaha mencegah Jun Woo, tetapi Jun Woo hanya menganggap ucapan itu sebatas omong kosong dan tetap ingin pergi karena wisata adalah suatu yang menyenangkan bagi anak usia 11 tahun seperti mereka. Lalu intuisi Gun Woo terbukti saat bus kelas Jun Woo tabrakan dan menyebabkannya koma selama sebulan penuh. Mendadak indera supranatural Jun Woo aktif, dia bisa melihat hantu atau orang yang sudah mati. Dia mulai hidup dalam ketakutan, apalagi tak ada yang mempercayai penglihatannya kecuali Gun Woo kembarannya yang cenderung berbeda sejak lahir. Sejak itu Jun Woo menjadi lebih pendiam dan berhati-hati untuk tidak menyinggung arwah yang mampu dilihatnya, karena ia tak hanya bisa “melihat”, tetapi juga berkomunikasi dengan para hantu.Beranjak semakin dewasa, Hwang bersaudara mencari tahu lebih dalam kemampuan mereka setelah terjadi kejadian naas yang menimpa Jun Woo. Awalnya Gun Woo takut, bingung, sekaligus tidak percaya dengan 'penglihatan'. Namun karena kejadian itu sudah terjadi, dia pun memutuskan untuk mempercayai kebenarannya dan berusaha mempelajari tentang dunia supernatural. Jun Woo juga menemukan kemampuannya yang lain, yaitu psikokinesis living targets; ia dapat menggerakan benda-benda hanya melalui pikiran. Bersama-sama, mereka mulai mempelajari bagaimana memanfaatkan berbagai kemampuan itu.Setelah lulus SMA, Gun Woo melanjutkan kuliah dengan jurusan Parapsychology di Kanada sedangkan Jun Woo tidak melanjutkan studi karena merasa tidak mampu hidup dengan normal dengan para hantu yang selalu dilihatnya tetapi ia tetap mengikuti Gun Woo pergi ke luar negeri. Pada masa itu, mereka pun akhirnya bekerja sama untuk membantu para hantu di luar sana yang ingin dimurnikan oleh Gun Woo sebagai ghost hunter. Dia bisa melakukannya dengan bantuan Jun Woo, dengan cara seperti menyiapkan peralatan yang diperlukan dan memberitahu keberadaan arwah. Atau terkadang bila sangat diperlukan, tubuh Jun Woo menjadi medium perantara untuk berkomunikasi juga sekaligus mencari informasi. Gun Woo terus mempelajari banyak hal untuk menjadi pemburu yang andal, bahkan dia sampai mendalami banyak bahasa demi kelancaran untuk berkomunikasi dengan para arwah. Sehingga Hwang bersaudara menobatkan diri mereka sebagai Ghost Hunter dan Spirit Medium.Setelah menyelesaikan studi serta meningkatnya kebutuhan uang untuk hidup usai kembali ke Korea, Jun Woo menyarankan untuk mulai membuka channel youtube sebagai penghasilan tambahan mereka. Ia mencoba mempublikasikan dokumentasi dari pemburuan hantu mereka dan ternyata cukup menarik perhatian publik. Mereka tak hanya bekerja sebagai ghost hunter melainkan juga fokus membuat konten dengan nama channel “Hwang Hunter”. Jun Woo lebih sering menyiapkan kontennya; dimulai dari naskah dan dokumentasi yang perlu ditayangkan, sedangkan Gun Woo berperan untuk pembicara di depan kamera meskipun sesekali juga menarik Jun Woo yang cenderung lebih kaku. Mereka berduet melakukan pekerjaan itu sampai sekarang.
Dia suka makan dan masak karena hantu biasanya tidak lagi melakukan itu sehingga lebih memanusiakan dirinya. Makanan favorit Jun Woo adalah sesuatu yang berbahan rumput laut.
Dia suka rasa soju, tetapi jarang minum banyak atau lebih dari satu botol. Karena jika terlalu mabuk, dia malah bermain-main dengan kemampuannya menerbangkan benda-benda.
Dia memiliki cinta pertama seorang hantu perempuan di SMA karena tak ada gadis sebaya yang berani mendekatinya saat itu.
Dia 5 menit lebih muda dari Gun Woo. Mempunyai tinggi badan 189 cm dan berat badan 76 kg, sehingga sedikit lebih gemuk dari kembarannya.
Dia sering bermain gitar dengan suara keras hingga jari-jarinya kapalan, untuk mengalihkan perhatian dari penampakkan hantu di sekitar.
Dia penggemar lagu-lagu John Mayer. Album favoritnya adalah Continuum. Dia juga penggemar ALICE, satu-satunya girl group musik dari negaranya yang dibucin (banget) karena terlalu manis.
Dia mempunyai kebiasaan untuk lari pagi selama 15-30 menit setiap hari untuk menjaga stamina, atau terkadang lebih lama jika diperlukan.
Dia tidak suka menyetir kendaraan, meskipun sudah memperoleh SIM sejak lulus SMA. Alasannya adalah fokus Jun Woo sering terganggu saat melihat banyak hantu yang berkeliaran di jalan raya.
Dia mudah merasa malu dan gugup. Ekspresinya bisa saja datar, tetapi telinganya akan memerah.
Dia hanya memanggil Gun Woo dengan sebutan hyung─kakak laki-laki─jika sedang ada maunya.
